Shalat Subuh Berjamaah: Gerakkan Budaya Shalat Berjamaah

 Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menggerakkan seluruh civitas akademik untuk shalat lima waktu berjamaah. Bertepatan pada 26 Januari 2018 di Masjid KH. A Dahlan diselenggarakan sholat subuh berjamaah. Turut hadir Rektor UMP Dr. H. Syamsuhadi Irsyad M.H., Ketua Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam (LPPI) Dr. Darojat M.Ag., dan sebanyak 700 lebih jamaah shalat subuh.

Pada kesempatan tersebut Rektor UMP menghimbau bahwa jamaah shalat subuh sebagai gebrakan kampus yang Islami. Sehingga dapat menularkan gerakan shalat berjamaah kepada seluruh masyarakat.

Seusai shalat subuh berjamaah kemudian dilanjutkan kajian pagi yang disampaikan oleh Dr. H. Susanto, M.Si., Dalam kajian tersebut diterangkan mengenai hakikat makhluk ciptaan Allah SWT yang diciptakan berpasang-pasangan. Materi tersebut disampaikan untuk mengingat kebesaran Allah SWT.

“Pada dasarnya hakikat pasangan manusia terdapat 3 jenis pasangan,” ungkapnya. Pertama pasangan yang bertemu di dunia. Kedua pasangan yang saling menguatkan kedua-duanya. Dalam hal ini beliau mencontohkan adab bertamu. Seperti yang disampaikan oleh Rasulullah SAW, bahwa orang yang beriman adalah orang yang memuliakan tamunya. “Tuan rumah harus sesegera mungkin mempersilahkan tamunya kemudian memuliakan tamu tersebut," terangnya.

Sedangkan jenis pasangan yang ketiga merupakan pasangan berjodoh. Menurut Islam jodoh itu harus kufu atau sebanding. Seperti laki-laki shaleh maka akan berjodoh dengan wanita sholehah.

Lebih lanjut beliau juga menyampaikan hakikat manusia hidup di dunia untuk beribadah kepada Allah yang berpedoman pada alquran. Orang yang beriman harus bisa membaca ayat-ayat Allah SWT baik yang qauniyah maupun qauliyah. "Bahwa seluruh diri kita adalah ayat-ayat Allah SWT, maka orang yang beriman ketika mendengar ayat Allah SWT akan bergetar hatinya," ungkapnya. (Sulis)

000
Read 408 times
Rate this item
(0 votes)

About Author

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.