Mengenal Lebih Dekat Rektor UMP

Mengenal Lebih Dekat Rektor UMP Featured

Dr.H. Syamsuhadi Irsyad, S.H., M.H., sosok kelahiran Sleman, 21 Januari 1940 ini terkenal sebagai sosok yang bijaksana. Tak ayal, banyak staf pengajar dan jajaran akademika Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menjadikannya sebagai bapak lantaran pribadinya yang penuh inspirasi dan bijaksana. Sebelum menjabat sebagai rektor, ia pernah memegang berbagai jabatan. Di antaranya, Wakil Ketua Mahkamah Agung RI Bidang Non-Yudisial, Ketua Muda Mahkamah Agung RI Urusan Lingkungan Peradilan Agama, Hakim Agung pada Mahkamah Agung RI, Direktur Pembinaan Badan Peradilan Agama Departemen Agama RI, Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Jawa Barat di Bandung, dan Ketua PTA DKI Jakarta.

 

Selanjutnya, Ketua PTA Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Lampung di Palembang, Ketua PTA Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta di Semarang, Rektor Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP ) Muhammadiyah Purwokerto, Ketua Pengadilan Agama (PA) Purwokerto, Pembentu Rektor III IKIP Muhammadiyah Purwokerto, dan Wakil Ketua PA Purwokerto.

 

Syamsu menyelesaikan Studi S3 di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) pada tahun 2009. Sebelumnya Ia menempuh pendidikan formal Sarjana Syariah di Fakultas Sayriah IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Sarjana Hukum di Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Selanjutnya ia menempuh Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).

 

Ia juga aktif di berbagai organisasi. Di antaranya, menjadi Ketua Umum Pengurus Wilayah Ikatan Hakim Peradilan Agama (IKAHA) Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Di tahun 1980-1988 menjabat sebagai Sekretaris Umum Pengurus Wilayah IKAHA Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, Bendahara Pengurus Pusat (PP) IKAHA dan Sekretaris kemudian Ketua II PP IKAHA sampai saat integrasi dengan IKAHI pada tahun 1995.

 

Mantapkan World Class University

 

Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) terus mengukuhkan posisinya sebagai universitas tingkat dunia (World Class University). Upaya ini antara lain dilakukan dengan pengembangan yang telah dilakukan.

 

Dibawah koordinasi Dr H Syamsuhadi Irsyad MH sebagai UMP kini telah berubah menjadi salah satu perguruan tinggi yang diperhitungkan di Indonesia. Catat saja, UMP merupakan perguruan tinggi swasta  terbesar di Jawa Tengah bagian barat, yang menuju akreditasi A. UMP menempati peringkat ke-2 Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) terbaik di jawa tengah, dan peringkat ke 6 di Indonesia.

 

UMP juga makin melengkapi dirinya dengan berbagai sarana prasarana yang memadai, tata kelola yang baik dan ketersediaan SDM yang sesuai dengan latar belakang pendidikannya.

 

“Kita terus melakukan pengembangan studi lanjut dosen. Diharapkan dosen yang mau studi lanjut S3 harus dapat rekomendasi dari rapat prodi untuk mendukung keunggulan prodi masing-masing. Karena pimpinan universitas sudah menyiapkan fasilitas dana. Termasuk dalam percepatan pembuatan prodi unggulan,” katanya.

 

“Untuk dimasing-masing prodi itu juga kita beri fasilitas untuk bisa kerjasama dengan luar negeri. Dengan itu diharapkan di tahun 2031 menjadi universitas kelas dunia bisa diwujudkan dari pengembangan SDM itu,” tandasnya.

 

Berhasil Menyetarakan Gaji Dengan PNS

 

Dalam kepemimpinannya di UMP, Rektor juga telah berhasil menyetarakan gaji dosen dan karyawan setara dengan PNS.

 

“Kita di UMP Alhamdulillah semua gaji sudah setara dengan PNS. Bahkan ketika mereka sudah purna tugasnya akan mendapatkan dana pensiun dari Universitas,” jelasnya.

 

Dijelaskan sumber pendapatan di luar dari SPP Mahasiswa akan terus dikembangkan. “Kita akan terus kembangkan unit usaha yang sudah ada di UMP. Sumber-sumber pendapatan itu diharapkan bisa untuk membantu mahasiswa yang miskin, yatim dan hafidz quran,” pungkasnya. (tgr)

 

sumber https://ump.ac.id/Laporan%20Khusus-1059-Mengenal.Lebih.Dekat.Rektor.UMP.html

000
Read 248 times Last modified on Friday, 18 May 2018 04:41
Rate this item
(0 votes)

About Author

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.