Print this page
Pensiun bukan Kendala untuk Hidup Lebih Baik

Pensiun bukan Kendala untuk Hidup Lebih Baik Featured

Pengabdian seseorang terhadap sebuah lembaga patut untuk diapreasiasi. Hal tersebut juga dilakukan oleh Universitas Muhamamdiyah Purwokerto (UMP) melalui kegiatan penyerahan SK Pensiun Staf UMP atas nama Paryono. Kegiatan yang dilakukan pada Ruang Sidang Lantai 2 Kantor Pusat UMP pada 24 Mei 2018.

Menilik Paryono, dia merupakan staff UPT Perpustakaan UMP. Pengabdian nya di UMP  dalam waktu 20 tahun 2 bulan. Disampaikan oleh Paryono bahwa selama mengabdi di UMP dia mendapatkan banyak hal positif yang dapat mengembangkan kemampuannya sehingga dapat berkontribusi secara maksimal di UMP.

Dalam perjalanan karir Paryono, suka duka selama bekerja di UMP juga pernah di lalui. Perjalanannya di UMP, dimulai saat di IKIP Muhammadiyah Purwokerto. Paryono pun sempat mengundurkan diri dengan sebuah alasan. Karena kesetiaannya untuk persyarikatan Muhammadiyah yakni UMP, selang beberapa tahun ia kembali untuk mengabdi di UMP.

Meskipun sempat terjeda beberapa tahun,  semangat untuk mengabdi terus ditingkatkan. “Penuh suka duka dan banyak kenangan indah yang saya rasakan, akan tetapi yang pasti saya banyak melakukan kesalahan dan kekhilafan baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja selama bekerja, maka seksaya memohon maaf kepada bapak dan rekan sekalian semoga apa yang saya perbuat dan kerjakan di UMP menumbuhkan banyak bermanfaat,” pungkasParyono.

Dari pengabdian yang dilakukan oleh Paryono diapresiasi oleh Prof. Dr. HM. Daelamy, SP.,BPHUMP. Prof Daelamy mengungkapkan bahwa bersyukur menjadi hal yang utama. Meskipun sudah pensiun, kegiatan untuk persyarikatan tidak boleh berhenti. “Saya ucapkan selamat dan semoga bisa menikmati dan mensyukuri keadaan yang ada dengan adanya waktu luang waktu untuk sosialisasi, berserikat akan lebih banyak,” jelas Daelamy.

Lebih lanjut Daelamy menjelaskan bahwa masa pensiun merupakan fase yang dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan bermacam keberkahan. Hal tersebut karena banyak kegiatan yang dapat dilakukan dan menumbuhkan banyak manfaat. “Manfaatnya tidak kalah penting dibanding ketika kita mengabdi sebagai kayawan karena semangat baru di usia yang matang untuk menatap masa depan lebih baik,”  tutup Daelamy. (Sls/Han)

000
Read 294 times
Rate this item
(1 Vote)

About Author

Latest from BSDM