Login to your account

Username *
Password *
Remember Me
Berita

Berita (14)

UMP Tambah Doktor Baru di Bidang Kesehatan Masyarakat

Monday, 09 July 2018 06:59 Written by

Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (FIKES UMP) menambah dosen dengan gelar doktor di bidang Kesehatan Masyarakat atas nama Dr. Supriyadi yang lulus dengan predikat cumlaude.

Dr. Supriyadi menyelesaikan studinya di Universitas Indonesia (UI) dengan waktu studi tiga tahun. Dengan mengambil judul disertasi Analisis Prediksi Kejadian Kehamilan Tidak Diinginkan pada Pasangan Usia Subur di Indonesia.

Di UI, Dr. Supriyadi merupakan doktor ke- 5 angkatan 2018. Dalam disertasinya, Supriyadi menyoroti tentang kehamilan yang tidak diinginkan di usia subur. “Penelitian ini untuk mengetahui atau memprediksi kejadian kehamilan yang tidak diinginkan pada usia subur,” katanya

Menurutnya hal itu penting, karena dengan bertambahnya anak itu akan memberikan dampak pada ledakan penduduk. “Semakin banyak jumlah penduduk maka semakin menurunkan derajat kesehatan. Misalkan ada anak tidak terawat,” ungkapnya.

Dekan Fikes UMP Drs. H. Ikhsan Mujahid, M.Si., menyampaikan selamat kepada Dr Supiardi yang telah menyelesaikan gelar doktoralnya. “Selamat menjadi seorang Dr. yang cumlaude dengan waktu tiga tahun persis. Dan menjadi Dr. yang pertama dari angkatannya pak Suryadi,” ungkapnya.

Menurut Ikhsan Dr. Suryadi sangat luar biasa karena ia tidak hanya menyelesaikan studi S3 nya tepat waktu, tetapi juga cumlaude dan bisa menyelesaikan dengan sangat baik.

“Dengan bertambahnya satu Dr lagi di Fakultas Kesehatan UMP bisa meningkatkan mutu dari Fakultas Kesehatan UMP pada umumnya dan prodi yang ada. Saya berharap, keberhasilan pak Supri ini bisa diikuti oleh teman yang lain, bahwa ternyata Dr. di UI itu tidak menakutkan, malah justru menyenangkan. Prestasinya bisa diandalkan. Dan saya percaya bahwa teman-teman mampu untuk berprestasi seperti pak suryadi,” ungkapnya.  

Drs. Ikhsanberharap bagi dosen yang belum mendaftarkan diri untuk lanjut S3. “Saya berharap dosen yang senior untuk segera melanjutkan S3, bagi yang muda saya sarankan untuk segera lanjut S3 ke luar negeri,” pungkasnya.(tgr)

Pensiun bukan Kendala untuk Hidup Lebih Baik

Saturday, 26 May 2018 01:04 Written by

Pengabdian seseorang terhadap sebuah lembaga patut untuk diapreasiasi. Hal tersebut juga dilakukan oleh Universitas Muhamamdiyah Purwokerto (UMP) melalui kegiatan penyerahan SK Pensiun Staf UMP atas nama Paryono. Kegiatan yang dilakukan pada Ruang Sidang Lantai 2 Kantor Pusat UMP pada 24 Mei 2018.

Menilik Paryono, dia merupakan staff UPT Perpustakaan UMP. Pengabdian nya di UMP  dalam waktu 20 tahun 2 bulan. Disampaikan oleh Paryono bahwa selama mengabdi di UMP dia mendapatkan banyak hal positif yang dapat mengembangkan kemampuannya sehingga dapat berkontribusi secara maksimal di UMP.

Dalam perjalanan karir Paryono, suka duka selama bekerja di UMP juga pernah di lalui. Perjalanannya di UMP, dimulai saat di IKIP Muhammadiyah Purwokerto. Paryono pun sempat mengundurkan diri dengan sebuah alasan. Karena kesetiaannya untuk persyarikatan Muhammadiyah yakni UMP, selang beberapa tahun ia kembali untuk mengabdi di UMP.

Meskipun sempat terjeda beberapa tahun,  semangat untuk mengabdi terus ditingkatkan. “Penuh suka duka dan banyak kenangan indah yang saya rasakan, akan tetapi yang pasti saya banyak melakukan kesalahan dan kekhilafan baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja selama bekerja, maka seksaya memohon maaf kepada bapak dan rekan sekalian semoga apa yang saya perbuat dan kerjakan di UMP menumbuhkan banyak bermanfaat,” pungkasParyono.

Dari pengabdian yang dilakukan oleh Paryono diapresiasi oleh Prof. Dr. HM. Daelamy, SP.,BPHUMP. Prof Daelamy mengungkapkan bahwa bersyukur menjadi hal yang utama. Meskipun sudah pensiun, kegiatan untuk persyarikatan tidak boleh berhenti. “Saya ucapkan selamat dan semoga bisa menikmati dan mensyukuri keadaan yang ada dengan adanya waktu luang waktu untuk sosialisasi, berserikat akan lebih banyak,” jelas Daelamy.

Lebih lanjut Daelamy menjelaskan bahwa masa pensiun merupakan fase yang dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan bermacam keberkahan. Hal tersebut karena banyak kegiatan yang dapat dilakukan dan menumbuhkan banyak manfaat. “Manfaatnya tidak kalah penting dibanding ketika kita mengabdi sebagai kayawan karena semangat baru di usia yang matang untuk menatap masa depan lebih baik,”  tutup Daelamy. (Sls/Han)

UMP Tambah Profesor Lagi

Friday, 16 February 2018 04:42 Written by

Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menambah satu lagi Profesor Bidang Ilmu Pendidikan Sejarah, setelah sebelumnya memiliki dua Profesor yang telah dikukuhkan. Pengukuhan satu Profesor baru yaitu Dr. Tanto Sukardi,M.Hum untuk Bidang Ilmu Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan(FKIP) UMP.

 

Rektor UMP, Dr. H. Syamsuhadi Irsyad, MH mengatakan, dengan diraihnya Profesor oleh Prof.Dr. Tanto Sukardi,M.Hum, saat ini UMP sudah memiliki tiga orang Profesor yang kesemuannya berasal dari FKIP UMP.

 

“Sejak 2007 kami mempersiapkan Magister-Magister yang dibutuhkan, karena kami juga berkeinginan menyelenggarakan S3. Setelah ini, kami akan melakukan pengusulan kembali JAFA (Jabatan Fungsional Akademik) Profesor atas nama Dr. Sunandar. Mudah-mudahan upaya kami ini dapat berjalan lancar,” jelas Rektor.

 

Sementara itu, Koordinator Kopertis Wilayah VI, Prof. DYP Sugiharto didampingi Sekretaris Pelaksana, Amsar, SH.MM serta jajaran Kabag dan Kasi menyerahkan SK Profesor atas nama Prof. Dr. Tanto Sukardi,M.Hum, kepada rektor UMP, Dr. H. Syamsuhadi Irsyad, MH dengan didampingi yang bersangkutan selaku penerima SK.

 

Ia menyampaikan harapan adanya kontribusi terkait dengan keilmuan agar lebih produktif lagi. “Pada aspek lain, keberhasilan Prof. Dr. Tanto Sukardi, M.Hum meraih Profesor dapat menjadi virus untuk peningkatan jabatan fungsional akademik di lingkungan UMP, sekaligus menguatkan upaya-upaya untuk mengembangkan UMP,” tandasnya.

 

Prof. DYP Sugiharto menjelaskan, Prof. Tanto merupakan Profesor urutan ke-76 di Kopertis VI untuk Profesor yang aktif dari sepuluh ribu dosen tetap Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Jawa Tengah saat ini. “Jadi Prof. Tanto ini masuk dalam kategori manusia langka,” pungkasnya.

 

Ia memaparkan, dari jumlah 76 Profesor ini, 31 orang berstatus dosen PNS dipekerjakan, sedangkan 45 orang berstatus sebagai dosen tetap yayasan.

 

Menurut Prof. DYP Sugiharto, keberhasilan yang diraih Prof. Tanto merupakan berkah yang langsung dapat dirasakan, yakni masa tugasnya menjadi 70 tahun. “Mudah-mudahan prof. Tanto senantiasa sehat, sehingga dapat mengabdikan keilmuannya,” katanya. (wid/tgr)

Mengenal Lebih Dekat Rektor UMP

Friday, 18 May 2018 04:32 Written by

Dr.H. Syamsuhadi Irsyad, S.H., M.H., sosok kelahiran Sleman, 21 Januari 1940 ini terkenal sebagai sosok yang bijaksana. Tak ayal, banyak staf pengajar dan jajaran akademika Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menjadikannya sebagai bapak lantaran pribadinya yang penuh inspirasi dan bijaksana. Sebelum menjabat sebagai rektor, ia pernah memegang berbagai jabatan. Di antaranya, Wakil Ketua Mahkamah Agung RI Bidang Non-Yudisial, Ketua Muda Mahkamah Agung RI Urusan Lingkungan Peradilan Agama, Hakim Agung pada Mahkamah Agung RI, Direktur Pembinaan Badan Peradilan Agama Departemen Agama RI, Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Jawa Barat di Bandung, dan Ketua PTA DKI Jakarta.

 

Selanjutnya, Ketua PTA Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Lampung di Palembang, Ketua PTA Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta di Semarang, Rektor Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP ) Muhammadiyah Purwokerto, Ketua Pengadilan Agama (PA) Purwokerto, Pembentu Rektor III IKIP Muhammadiyah Purwokerto, dan Wakil Ketua PA Purwokerto.

 

Syamsu menyelesaikan Studi S3 di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) pada tahun 2009. Sebelumnya Ia menempuh pendidikan formal Sarjana Syariah di Fakultas Sayriah IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Sarjana Hukum di Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Selanjutnya ia menempuh Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).

 

Ia juga aktif di berbagai organisasi. Di antaranya, menjadi Ketua Umum Pengurus Wilayah Ikatan Hakim Peradilan Agama (IKAHA) Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Di tahun 1980-1988 menjabat sebagai Sekretaris Umum Pengurus Wilayah IKAHA Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, Bendahara Pengurus Pusat (PP) IKAHA dan Sekretaris kemudian Ketua II PP IKAHA sampai saat integrasi dengan IKAHI pada tahun 1995.

 

Mantapkan World Class University

 

Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) terus mengukuhkan posisinya sebagai universitas tingkat dunia (World Class University). Upaya ini antara lain dilakukan dengan pengembangan yang telah dilakukan.

 

Dibawah koordinasi Dr H Syamsuhadi Irsyad MH sebagai UMP kini telah berubah menjadi salah satu perguruan tinggi yang diperhitungkan di Indonesia. Catat saja, UMP merupakan perguruan tinggi swasta  terbesar di Jawa Tengah bagian barat, yang menuju akreditasi A. UMP menempati peringkat ke-2 Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) terbaik di jawa tengah, dan peringkat ke 6 di Indonesia.

 

UMP juga makin melengkapi dirinya dengan berbagai sarana prasarana yang memadai, tata kelola yang baik dan ketersediaan SDM yang sesuai dengan latar belakang pendidikannya.

 

“Kita terus melakukan pengembangan studi lanjut dosen. Diharapkan dosen yang mau studi lanjut S3 harus dapat rekomendasi dari rapat prodi untuk mendukung keunggulan prodi masing-masing. Karena pimpinan universitas sudah menyiapkan fasilitas dana. Termasuk dalam percepatan pembuatan prodi unggulan,” katanya.

 

“Untuk dimasing-masing prodi itu juga kita beri fasilitas untuk bisa kerjasama dengan luar negeri. Dengan itu diharapkan di tahun 2031 menjadi universitas kelas dunia bisa diwujudkan dari pengembangan SDM itu,” tandasnya.

 

Berhasil Menyetarakan Gaji Dengan PNS

 

Dalam kepemimpinannya di UMP, Rektor juga telah berhasil menyetarakan gaji dosen dan karyawan setara dengan PNS.

 

“Kita di UMP Alhamdulillah semua gaji sudah setara dengan PNS. Bahkan ketika mereka sudah purna tugasnya akan mendapatkan dana pensiun dari Universitas,” jelasnya.

 

Dijelaskan sumber pendapatan di luar dari SPP Mahasiswa akan terus dikembangkan. “Kita akan terus kembangkan unit usaha yang sudah ada di UMP. Sumber-sumber pendapatan itu diharapkan bisa untuk membantu mahasiswa yang miskin, yatim dan hafidz quran,” pungkasnya. (tgr)

 

sumber https://ump.ac.id/Laporan%20Khusus-1059-Mengenal.Lebih.Dekat.Rektor.UMP.html

Materi Penyegaran dan Penguatan Persepsi Asesor Beban Kerja Dosen Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Wednesday, 16 May 2018 05:29 Written by

Materi Penyegaran dan Penguatan Persepsi Asesor Beban Kerja Dosen Universitas Muhammadiyah Purwokerto dapat di unduh DISINI

Implementasi Sistem Informasi Sumberdaya Terintegrasi (SISTER) Bagi Dosen UMP

Friday, 27 April 2018 01:56 Written by

Menindaklanjuti Surat Edaran Direktur Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi nomor 649/D1 TAHUN 2018 tanggal 23 Februari 2018 tentang Implementasi Sistem Informasi Sumberdaya Terintegrasi (SISTER) pada Program Penilaian Angka Kredit Dosen dan Tendik, Sertifikasi Dosen, serta Beban Kerja Dosen. Bapak/ibu dosen Universitas Muhammadiyah Purwokerto wajib melakukan registrasi, pemutakhiran data dan pemutakhiran portofolio dosen pada aplikasi SISTER yang sudah terpasang pada server di Perguruan Tinggi dengan langkah-langkah sebagai berikut :

 

1. Buka laman (website) SISTER sister.ump.ac.id

2. Buka halaman registrasi dengan cara memilih menu “Daftar di sini” untuk memulai pendaftaran.

3. Isikan NIDN dan alamat email untuk memulai pendaftaran. Klik tombol “Register”. Sistem akan secara otomatis mengirimkan link (tautan)aktivasi ke email yang digunakan ketika mendaftar.

4. Buka email yang digunakan untuk mendaftar SISTER.

5. Lakukan aktivasi dengan cara mengklik link (tautan) yang ada pada email.

6. Setelah diaktivasi, akun sudah dapat digunakan untuk login ke laman SISTER.

Setelah melakukan pendaftaran dan aktivasi, akun dapat digunakan untuk login ke laman SISTER. Prosedur pengoperasional Sister dapat diunduh disini

 

Biro SDM adakan Roadshow Pengusulan Jafa Online

Monday, 13 November 2017 08:51 Written by

Menjadi suatu kebutuhan wajib untuk para dosen dalam meningkatkan perkembangan karir dengan memiliki Jabatan Fungsional Akademik (Jafa). Terlebih dosen yang memiliki Jafa menjadi salah satu syarat untuk mengikuti sertifikasi dosen. Hal tersebut mendorong Biro Sumber Daya Manusia (BSDM) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menyelenggarakan "Roadshow Pengusulan Jabatan Fungsional Akademik (Jafa)”.

Roadshow tersebut akan dilakukan di setiap fakultas. Bertepatan pada 6 November 2017 dipandu oleh Kepala BSDM Johan Haryanto S.E dan jajaran staff BSDM mengadakan roadshow di Fakultas Farmasi. Bertempat di Ruang Rapat Fakultas Farmasi UMP lantai 1 Kepala BSDM Johan Haryanto S.E., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari ketentuan pengusulan jabatan dosen yang dilanksanakan secara online.

“Pengusulan Jafung secara online bisa dibilang merupakan hal yang baru sehingga masih banyak yang belum tahu sehingga membutuhkan effort sedikit untuk lebih memahami secara detil dan teliti” tutupnya.

Kegiatan roadshow sangat efektif karena dengan sosialisasi secara langsung kepada para tenaga pendidik di Fakultas tidak ada delayed informasi. Lebih lanjut Johan Haryanto S.E., jika hanya pendampingan oleh mentor ketika terdapat hal teknis yang bersangkutan dengan BSDM tidak memerlukan waktu yang lama untuk transfer informasi tersebut.

Dengan roadshow yang dilakukan BSDM kepada setiap fakultas diharapkan dosen segera mengusulkan jabatan fungsional akademik supaya salah satu tujuannnya dosen tersebut bisa segera mendapatkan jabatan akademik dan beralih kewenangan dari yang semula tenaga pengajar  menjadi dosen.

Setelah dilaksanakan di Fakultas Farmasi, selanjutnya akan dilaksanakan di Fakultas Ekonomi, FKIP, Fikes, Teknik, dan ada beberapa Fakultas yang nantinya akan digabung seperti Hukum, Psikologi, Sastra, Pertanian. (han/sls)

BSDM UMP Selenggarakan Seleksi Pegawai dan Dosen

Monday, 05 February 2018 08:48 Written by

Biro Sumber Daya Manusia (BSDM) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)selenggarakan tes penerimaan pegawai dan dosen untuk beberapa formasi. Kegiatan penerimaan pegawai dan dosen oleh UMP dilakukan sebanyak dua kali pada bulan April dan Oktober. Bertepatan pada 26-27 Januari 2018 dilakukan tes yang diikuti oleh 39 calon dosen dan pegawai.

Johan Haryanto, S.E kepala BSDM UMP mengatakanbahwapada tahap seleksi antusias pelamar cukup tinggi, terbukti dengan jumlah pelamar yaitu 315 orang. “Dengan jumlah pelamar yang demikian, kami menyaring sejumlah 39 orang untuk psikotest dan tindak lanjut setelah itu sejumlah 21 orang mengikuti tes wawancara yang kemarin,” jelas Johan.

Lebih lanjut Johan menjelaskan bahwa tes wawancara tersebut merupakan rangkaian seleksi dosen dan pegawai yang sebelumnya ada tes lain.“Ada TPA, kemudian psikotes, TOEFL dan kompetensii Al Islam Kemuhammadiyahan (AIK). Setelah itu nantinya akan dicari yang terbaik berdasarkan kompetensi kemampuan juga,” tambahnya.

Untuk jumlah yang diterima tergantung dari hasil seleksi wawancara tersebut yang akan segera diumumkan oleh BSDM UMPuntuk mengikuti orientasi pegawai dan dosen pada9-10 Februari 2018.(han/sls)

Begini Cara UMP Memajukan Indonesia

Monday, 05 February 2018 02:01 Written by

Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) semakin bersinar. Setelah menjadi perguruan tinggi swasta terbesar di Jawa Tengah bagian barat. Kini banyak program studi yang terakreditasi A. Diantaranya Pendidikan Geografi, Pendidikan Bahasa Inggris dan Akuntansi.

 

UMP kini menempati peringkat ke 2 Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) terbaik di Jawa Tengah, dan peringkat ke 6 di Indonesia. Berbagai prestasi pun pernah diraihnya:

 

1.       Atlet Kempo UMP Raih Perunggu di Tingkat Nasional

 

Defrian Galdi, sukses merebut medali perunggu pada Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) di Nomor Randori kelas 65 kg, di Gelanggang Olahraga Universitas Hasanudin, Makasar. Defrian Galdi bertanding untuk mewakili Jawa Tengah dan meraih perunggu di tingkat Nasional.

 

2.       Mahasiswa UMP Sulap Ban Bekas Jadi Bahan Penguat Beton

 

Mahasiswa UMP berhasil menciptakan inovasi teknologi beton mutu. Para mahasiswa ini menyulap ban bekas menjadi komposisi penguat beton. Mereka adalah Fajar Yusuf, Irfauzi Firman, dan Fernanda Wisnu Hanggara, mahasiswa Teknik Sipil, Fakultas Teknik (FT) UMP. Tiga mahasiswa yang tergabung dalam grup Newbie Bravery ini menciptakan sebuah metode beton jenis Self Compacting Concrete (SCC) mutu tinggi.

 

3.       Tim Akuntansi FEB UMP Sukses Boyong Juara 2

 

Tiga mahasiswa UMP, Herman Felani ,Siti Fatimah, dan  Inta Gina Stiawiani berhasil memboyong juara 2 Piala Walikota di ajang Competion of Accounting di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta tahun 2017 pada 14-15 Oktober 2017.

 

4.       UMP Borong Kejuaran Di Invitasi Kopertis VI Wilayah Jateng

 

UMP berhasil memborong kejuaraan di Invitasi Kopertis VI Wilayah Jawa Tengah 2017. Pada kejuaraan ini UMP keluar sebagai juara tiga bersama cabang olahraga bulu tangkis, juaran tiga Tenis Meja dan juara 4 cabang olahraga Tenis Lapangan setelah melawan dari 47 kontingen dari Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se Jateng.

 

5.       Paduan Suara UMP Raih Juara dua di Art Vaganza.

 

Kelompok paduan suara Gema Surya Suara (GSS) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) kembali menoreh prestasi dengan menjadi juara dua pada kompetisi paduan suara Art Vaganza di Politeknik Keuangan Negara STAN, Tangerang Selatan.(tgr)

Shalat Subuh Berjamaah: Gerakkan Budaya Shalat Berjamaah

Saturday, 03 February 2018 03:40 Written by

 Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menggerakkan seluruh civitas akademik untuk shalat lima waktu berjamaah. Bertepatan pada 26 Januari 2018 di Masjid KH. A Dahlan diselenggarakan sholat subuh berjamaah. Turut hadir Rektor UMP Dr. H. Syamsuhadi Irsyad M.H., Ketua Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam (LPPI) Dr. Darojat M.Ag., dan sebanyak 700 lebih jamaah shalat subuh.

Pada kesempatan tersebut Rektor UMP menghimbau bahwa jamaah shalat subuh sebagai gebrakan kampus yang Islami. Sehingga dapat menularkan gerakan shalat berjamaah kepada seluruh masyarakat.

Seusai shalat subuh berjamaah kemudian dilanjutkan kajian pagi yang disampaikan oleh Dr. H. Susanto, M.Si., Dalam kajian tersebut diterangkan mengenai hakikat makhluk ciptaan Allah SWT yang diciptakan berpasang-pasangan. Materi tersebut disampaikan untuk mengingat kebesaran Allah SWT.

“Pada dasarnya hakikat pasangan manusia terdapat 3 jenis pasangan,” ungkapnya. Pertama pasangan yang bertemu di dunia. Kedua pasangan yang saling menguatkan kedua-duanya. Dalam hal ini beliau mencontohkan adab bertamu. Seperti yang disampaikan oleh Rasulullah SAW, bahwa orang yang beriman adalah orang yang memuliakan tamunya. “Tuan rumah harus sesegera mungkin mempersilahkan tamunya kemudian memuliakan tamu tersebut," terangnya.

Sedangkan jenis pasangan yang ketiga merupakan pasangan berjodoh. Menurut Islam jodoh itu harus kufu atau sebanding. Seperti laki-laki shaleh maka akan berjodoh dengan wanita sholehah.

Lebih lanjut beliau juga menyampaikan hakikat manusia hidup di dunia untuk beribadah kepada Allah yang berpedoman pada alquran. Orang yang beriman harus bisa membaca ayat-ayat Allah SWT baik yang qauniyah maupun qauliyah. "Bahwa seluruh diri kita adalah ayat-ayat Allah SWT, maka orang yang beriman ketika mendengar ayat Allah SWT akan bergetar hatinya," ungkapnya. (Sulis)